Senin, 03 Januari 2011

Resep Sate Kelinci

setelah dibeleh... dengan tuntunan temtunya...
lalu kita S A T E...

Dagingnya guyih

Daging kelinci yang rasanya gurih itu pun belakangan diolah menjadi berbagai jenis masakan. Mulai dari masakan tradisional macam rawon dan gulai. Masakan internasional juga ada, seperti kelinci goreng tepung (mirip fried chicken), kelinci BBQ (barbeque) alias kelinci panggang, dan burger daging kelinci. Kecuali bisa diolah menjadi aneka hidangan yang mengundang selera, daging kelinci pun lebih unggul ketimbang daging ayam, sapi, atau domba. Daging kelinci memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, sementara lemak dan kolesterolnya jauh lebih rendah. Tak heran, peminat daging kelinci terus meningkat, padahal pasokannya masih jauh dari cukup.

Dagingnya Empuk dan Manis
DAGING sate kelinci biasanya diambil dari kelinci siap potong yang berusia antara 4-6 bulan. Dipilihnya kelinci usia itu, karena rasa dagingnya empuk dan manis. Biasanya dari satu kelinci yang gemuk dapat diperoleh 60-90 tusuk sate. Sementara sisanya yang berupa potongan daging dan tulang-tulangnya biasanya dijadikan bahan gulai.
Dalam penyajiannya, sate kelinci tak ubahnya sate lainnya. Bumbunya pun sama yaitu terdiri atas bumbu kacang bercampur irisan bawang dan kecap manis, plus jeruk nipis. Di Warung Bedjo satu porsi sate kelinci yang terdiri dari 10 tusuk dihargai Rp. 9.000 sudah termasuk nasi atau lontong siap santap.

Dapat Sembuhkan Asma
SELAIN dagingnya yang cukup banyak digemari orang sebagai bahan sate atau gulai, ternyata daging kelinci juga cukup mujarab sebagai obat asma. Khasiat ini sudah dibuktikan secara ilmiah oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang yang terdiri dari Dian Kesuma. Bahkan berkat keberhasilannya menemukan obat asma itu, mereka dinobatkan sebagai juara nasional dalam lomba karya ilmiah tingkat nasional bidang IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang digelar di Solo beberapa waktu lalu.
Menurut Dian Kesuma, hasil penelitian tersebut bermula dari pengalaman pribadinya, yang sejak SD mengidap penyakit asma. Karena asma yang diidapnya itu, setiap kena debu atau asap dia langsung bersin dan batuk-batuk, dan disertai napas sesak. Kala itu, dia disarankan banyak-banyak makan daging kelinci. Setelah rajin mengonsumsi daging kelinci selama hampir satu tahun, penyakit yang dideritanya pun sembuh hingga sekarang.
Selain sebagai obat asma, mengonsumsi daging kelinci juga dapat menyembuhkan radang tenggorokan (esopagus). Untuk yang satu ini merupakan hasil penelitian MJ. Naya dalam jurnal terbitan Spanyol.
Rahasia kesembuhan lewat daging kelinci ini, menurut asumsi Dian Kesuma dkk adalah, karena daging kelinci mengandung senyawa kitotefin dan zat-zat lain seperti asam lemak omega tiga dan omega sembilan yang bisa menyembuhkan penyakit asma.
Secara teknis menurut Dian, daging kelinci itu mampu menstabilkan membran sel mastosit. Asma, itu terjadi karena alergi. Daging kelinci itu bisa merangsang terbentuknya antibodi pada tubuh. Antibodi itu kalau melekat pada sel mastorit, memberannya bisa pecah. Kalau sudah pecah, yang bisa membentuk otot-otot polos saluran napas berkontraksi. Akibatnya, saluran napas menyempit sehingga terjadi asma. Asam lemak omega tiga dan sembilan cara kerjanya sama. Makanya, daging kelinci itu bisa menyembuhkan dan mencegah penyakit asma kalau dimakan secara rutin. Hanya saja, dalam pengolahan daging kelinci sebagai obat itu perlu mendapatkan perhatian. Kalau tidak, kadar kitotefinnya bisa hilang. Oleh sebab itu, dianjurkan jangan terlalu panas dalam memasak daging kelinci agar kitotefin itu tetap baik, memasaknya jangan sampai melebihi 150 derajat celcius. Jadi, penasaran kan untuk mencobanya…?


Resep Sate Kelinci
==============
{modifikasi}
Bahan:
* 1 daging kelinci
* 1 sdm minyak goreng
* tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan:
* 5 butir bawang merah
* 2 siung bawang putih
* 1 sdt ketumbar
* 2 cm kunyit
* 1 sdt asem jawa
* garam secukupnya
* gula jawa secukupnya

Cara Membuat Sate:
* Pisahkan daging kelinci dari tulangnya.
* Potong sesuai selera. Biasanya 1x2x2 cm.
* Aduk potongan daging dengan minyak goreng dan bumbu yang sudah dihaluskan
lalu diamkan selama 15-30 menit supaya bumbu meresap.
* Kemudian, tusukan 3-4 potong daging pada setiap tusukan sate.
* Panggang sate di atas bara api sampai sate matang,
jangan lupa sate perlu dibolak-balik waktu memanggang.
* Sate siap dihidangkan dengan membubuhkan Sambel Sate diatasnya
lalu taburkan irisan bawang merah di atas Sambel Sate.
* Sate paling enak kalu dimakan sewaktu masih panas.

======================================
Sambal Sate
(Sambal Kacang)
Bahan:

* 50 gram kacang tanah goreng
* 3 buah cabe rawit atau sesuai dengan selera
* 1 cabe merah
* gula jawa secukupnya
* 75 cc air matang
* 3 sdm kecap manis
* 4 butir bawang merah, diiris tipis-tipis

Cara Membuat:
* Gerus kacang tanah goreng, cabe rawit dan cabe merah sampai halus.
* Bubuhkan sedikit gula jawa.
* Cairkan sambel dengan air matang lalu tuang kecap manis.
* Aduk sambel sampai rata.
* Siap untuk dihidangkan dengan Sate kelinci.

terima kasih buat...
http://lestarimandiri.org/id/home-industri/aneka-olahan/100-aneka-olahan/136-sate-kelinci.html

2 respon:

Biji Alfalfa mengatakan...

Ini resep untuk berapa porsi mas? Kalau boleh tahu, apa bisa rasa kita ubah sesuai selera? teri,makasih

Biji Alfalfa mengatakan...

Oya satu lagi mas,apa rasa sate kelinci itu sama dengan sate ayam? Maaf saya banyak tanya, maklum, saya ingin usaha sate kelinci mas.

Poskan Komentar

give me an idea...

Ada kesalahan di dalam gadget ini

pakarmulyo™ pastinya