Kamis, 24 Juni 2010

Bagaimana cara menentukan jenis kelamin Kelinci?

Dear Netters pecinta kelinci,

Terdorong oleh salah satu komentar di Blog ini (Lexxa) dimana kelinci yang dibelinya ternyata tidak seperti yang dijanjikan oleh penjual-nya (katanya sepasang), tapi setelah ditunggu sampai besar ternyata laki-laki semua. Untung saja si Penjual mau bertanggung jawab dan menukarnya dengan jenis betina meskipun harus menunggu lagi untuk merawatnya hingga besar dan siap untuk dikawinkan.

Melalui media ini, Saya coba untuk memberikan informasi yang mungkin berguna bagi Anda sekalian terutama yang masih baru dan awam dengan masalah perkelincian. Selamat membaca.

Menentukan jenis kelamin kelinci adalah sangat penting terutama untuk para pemula yang baru saja memiliki kelinci dalam bentuk pasangan, pada saat kelinci masih kecil (Belum masa kawin) hal ini tentunya tidak menjadi masalah. Lain halnya jika kelinci anda mulai memasuki masa pubertas (di usia kira-kira 140 hari), kelinci tersebut bisa saling menciderai.

Untuk itu, agar bisa dideteksi lebih dini, ikuti langkah-langkah seperti dibawah ini :

1. Yang pertama-tama adalah membaringkan si Kelinci pada lengan kiri Anda. Yang paling penting adalah bahwa kelinci tersebut merasa nyaman dan tidak berontak. Lihat gambar






Ini adalah merupakan salah satu contoh membaringkan si Kelinci.
Posisi kepala ada pada telapak tangan

karena ada 2 cara lain yang bisa dilakukan, yakni dengan posisi mendekati siku :
Posisi kepala pada siku

ataupun membaringkan si Kelinci pada pangkuan anda diantara 2 paha dengan kepala diapit oleh lutut dengan lembut. Fokus utamanya adalah bahwa Anda bisa melihat lubang sekresi kelinci tersebut.

2. Kemudian perhatikan bagian bawah kelinci yang berada di antara kedua kakinya dan bentangkan sedikit/tarik ekor dengan tangan kanan sampai anda bisa melihat 2 lubang sekresinya dengan dibantu sedikit tekanan pada bagian perut dengan tangan kiri.
Anda bisa lihat bahwa ada dua lubang sekresi. Satu lubang yang mendekati ekor adalah merupakan lubang anus (tempat pembuangan kotoran) dan lubang yang mendekati perut itulah yang merupakan alat kelaminnya yang akan di-check.

Bagaimana caranya?, Untuk kelinci laki-laki yang sudah berukuran dewasa mungkin sangat mudah karena seperti gambar diatas (gbr: Kepala pada siku) bahwa secara kasat mata kita telah bisa melihat testisnya (Maaf..kantung pelir) yang mengapit alat kelaminnya, tapi bagaimana dengan kelinci yang tidak kelihatan testisnya?

mari kita lanjutkan.












Dengan memberikan sedikit tekanan lebih pada kulit penis, maka batang penis akan terbuka dan menonjol. Saya yakin dengan melihat gambar diatas ini, para pembaca langsung bisa mengetahui dan menerka bahwa alamat kelamin tersebut adalah kelamin JANTAN dan itu adalah benar.

Nah kalau gambar yang dibawah ini?















BETINA?….. No no no no… ini juga kelamin dari kelinci jantan. Hal inilah yang kadang-kadang menyulitkan. Harap diperhatikan baik-baik, bahwa lingkaran lubang kelamin itu akan menyatu pada satu titik dimana pada titik tersebut memiliki bentuk yang lebih panjang. Hal ini yang akan membedakan dengan kelamin betina yang akan kita lihat seperti gambar dibawah.

Nah dari gambar ini bisa dilihat dengan jelas perbedaan dengan alat kelamin jantan bahwa pada daerah lingkarannya tidak ditemukan satu titik pertemuan, jadi memang membentuk lingkaran murni dan inilah yang

dimaksud dengan Kelamin BETINA.

















Sumber : Citra Rabbit


1 respon:

Ihda Anwari mengatakan...

bagaimana cara membedakan jenis kelamin kalinci saat masih bayi

Poskan Komentar

give me an idea...

Ada kesalahan di dalam gadget ini

pakarmulyo™ pastinya